BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Friday, June 5, 2009

4. Beberapa Molekul dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kita berhubungan dengan berbagai macam molekul, baik unsur maupun senyawa. Beberapa diantaranya yaitu oksigen (O2), ozon (O3), nitrogen (N2), air (H2O), karbon dioksida (CO2), karbon monoksida (CO), CFC, asam cuka, dan gula.

a. Oksigen (O2)
Di udara, unsur oksigen berupa molekul diatomik, yaitu O2. Sebagaimana kamu ketahui, oksigen berfungsi untuk melangsungkan reaksi pembakaran, termasuk reaksi pembakaran dalam tubuh kita. Meskipun dikonsumsi pada reaksi-reaksi pembakaran, kadar oksigen di udara adalah tetap, sekitar 21%. Hal itu terjadi karena oksigen terus-menerus dihasilkan pada proses fotosintesis tumbuhan hijau.

b. Ozon (O3)
Ozon merupakan bentuk lain dari oksigen, yaitu sebagai molekul triatomik (O3). Ozon terdapat di lapisan atas atmosfer, yaitu pada lapisan stratosfer. Ozon berfungsi menyerap radiasi ultra- violet dari matahari. Radiasi ultraviolet yang berlebihan dapat merusak kehidupan di muka bumi. Ozon termasuk gas yang sangat reaktif. Jika ozon terdapat di lapisan troposfer, ia akan merupakan racun bagi manusia dan kehidupan lainnya.

c. Nitrogen (N2)
Sekitar 78% dari volum udara terdiri atas nitrogen.Nitrogen di udara juga dapat sebagai molekul, yaitu dinitrogen (N2). Nitrogen di udara merupakan cadangan nitrogen untuk keperluan organisme di bumi. Nitrogen dalam tanah umumnya berasal dari nitrogen di atmosfer melalui proses fiksasi yang melibatkan aksi petir dan bakteri.

d. Air (H2O)
Air merupakan senyawa molekul yang paling umum kita dapati. Setiap molekul air terdiri dari dua atom hidrogen yang bergabung dengan satu atom oksigen, sehingga rumus molekulnya ditulis sebagai H2O. Kamu tentu sudah mengetahui betapa pentingnya air ini bagi umat manusia. Kita menggunakan air untuk keperluan sehari-hari, untuk irigasi, untuk transportasi, bahkan untuk rekreasi dan keindahan. Selain itu, air berperan penting dalam menentukan suhu permukaan bumi. Sebagaimana kamu ketahui, sekitar 2per3 dari permukaan bumi ditutupi air. Oleh karena air mempunyai kalor jenis yang relatif besar, maka panas dari matahari dapat diserap tanpa menyebabkan kenaikan suhu yang berarti. Selain air yang terdapat di lautan, uap air yang terdapat dalam menentukan suhu permukaan bumi, yaitu melalui efek rumah kaca.

0 comments: